Catatan buat Dek Denok sayang,

(I do swear that I’ll always be there. I’d give anything
and everything and I will always care. Through weakness
and strength, happiness and sorrow, for better, for worse,
I will love you with every beat of my heart.)

From this moment life has begun
From this moment you are the one
Right beside you is where I belong
From this moment on

From this moment I have been blessed
I live only for your happiness
And for your love I’d give my last breath
From this moment on

I give my hand to you with all my heart
Can’t wait to live my life with you, can’t wait to start
You and I will never be apart
My dreams came true because of you

From this moment as long as I live
I will love you, I promise you this
There is nothing I wouldn’t give
From this moment on

You’re the reason I believe in love
And you’re the answer to my prayers from up above
All we need is just the two of us
My dreams came true because of you

From this moment as long as I live
I will love you, I promise you this
There is nothing I wouldn’t give
From this moment
I will love you as long as I live
From this moment on

Advertisements

Lagu Kita

January 23, 2012

Biasanya sih orang punya lagu yang merefleksikan dirinya, semacam identitas ketika sedang sedih berduka, gembira sampai kasmaran. Nah ini tak coba share ke sampean lagu-lagu yang menjadi semacam soundtrack atau theme song hari-hari, siapa tahu tho ada yang nyantol.

Lagu My Way yang pernah dibawakan oleh Frank Sinatra juga oleh Elvis Presley, padat singset berisi dan maknyus. Tak diragukan lagi, lirik dan untaian nadanya begitu mengaduk emosi, coba sesekali sampean dengerin.

Kemudian ada Gran Torino. Lagu ini ditulis oleh Jamie Cullum bersama dua orang lainnya spesial untuk film Gran Torino-nya Clint Eastwood. Chorus Gran Torino pernah dibawakan oleh Axl Rose dalam konser GNR di akhir 2011 sebagai intro lagu November Rain.

Sedangkan lagu Everybody’s Changing milik Keane juga masih menggelayut dalam nada semangat.

Stuck In The Moment garapan U2 sangat nendang, kickass pokoknya maah.

Nah kalau yang It’s Alright dari Black Sabbath bisa meredam segala argumen. In case everything doesn’t work out, still God with us and it’s alright.

Lagu di atas mungkin bisa ditautkan, “I did it my way” because “I need someone to hold” and “I try to stay awake and remember my name” also “I’m not afraid of anything in this world” so “It’s alright it’s alright”

Kalau lagu romantis? Buaaaanyaak deh, nih contohnya lagu Arti Kehidupan dari Om Mus Mujiono dan Ketaman Asmoro milik Didi Kempot.

Nah kalau masih kecil, theme song yang cocok yaa si Gundul Gundul Pacul 🙂

San, Howdy?

December 31, 2011

Ting tung, chat messenger di monitorku muncul. Ada account chat yang offline memulai percakapan denganku, kupikir mungkin dia sedang menghindari yang lain.

“Buzz”, “San, howdy. You’re working in Bandung right?”

“Soon, I need to go there” , “You know what. Almost three years something months, I was walking nowhere”.

Sambil ikuti percakapan, kusesap kopi panas di meja. Hanya berselang detik, dia terus menulis cerita kelunya.

“I blocked some contacts, cause I cant hear their critics and advices even it sounds good to me”

“Those depressed me so much, it caused me in deep pain”

“I dont like how they judge me, they don’t know me and they don’t care, I know it. It seems I lost in faith for my friend, especially those people”

Siang itu hanya ada rasa ingin tahu, tapi kukesampingkan.

“I’ve got contract last week. And you know? I’m going to work next month in Bandung”, selanya.

Kucoba meraih HP di saku baju untuk melihat nomorku sebelum kuberikan padanya, heran dengan nomor sendiri pun aku tak ingat.

“Hei Stev, this is my number +628xxxyyzzvv” timpalku, “Just drop me a call whenever you need”

Aku panggil dia Stev, panggilan dari namanya Steven Moore Rosenbaum.

Dulu, aku mengenalkan namaku sebagai Sandy ke dia. Biar keren dan terdengar beken. Padahal kalian sendiri tahu namaku, Mbeling.

Aku senang bisa tahu dia mampu berjalan tegap kembali di akhir tahun ini. I need to learn from him and also need to be stronger, may God give stronger arms to me, amin.

My Elevator

December 15, 2011

Sometime, shit happens and that’s why I got a story. I gotta work everyday at office which located in 10th floor. As usual, I take my lunch at 11.30 am. I leave desk and going to the elevator immediately and so on to 1st floor.

When it arrives at 1st floor and the door is opened, guess what, I cant move to outside. Shit happens, those people by their attitude pretending to not know the others that need to exit from the elevator. They just standing in front of elevator’s door and blocking the way, and the worst, they just ignorantly enter to the elevator. Pretty ignorance.

If only they know the serious problem of those attitude, huh.

Gasing Kekean

November 18, 2011

Kebiasaan nunggu jalanan sepi selepas jam 5 sore di kantor, iseng chit chat sama teman dekat. Dan ga nyangka, nerima short text yang isinya,
“Hasyu, mencla mencle. aku bar diplokotho karo kastemer”

Diplokotho, kurang lebih artinya dipermainkan secara halus atau dikerjain, seperti halnya ketika orang sedang ulang tahun biasanya diplokotho atau dipermainkan dengan berbagai cara oleh teman-temannya. Ngomong-ngomong soal permainan, gasing atau di tempat asal saya disebutnya “kekean” itu masih eksis ga ya?
Gasing yang dulu saya mainkan lumrahnya dibuat dengan kayu pilihan berupa galih atau kayu yang sudah punya banyak lingkar tahun dari pohon lamtoro, sejenis pohon petai. Sedangkan tali sebagai pemutar gasingnya dibuat dari lilitan tali rafia.

Gasing yang dimainkan umumnya tidak ada bagus-bagusnya, cacat sana sini karena gasing dimainkan untuk diadu. Permainan dilakukan ramai-ramai di pelataran/halaman tanah atau jalanan yang murni tanah. Dan lazimnya, bagian bawah gasing dipasang paku tumpul untuk keperluan permainan adu gasing. Bukan adu putaran waktu paling lama, tapi permainan adu hantam gasing bergiliran sesuai urutan pangkat atau hirarki. Penentuan hirarki dilakukan di awal permainan dengan cara undian, hompimpa dan suit. Hirarki pemain didasarkan pada level raja, patih sampai level paling bawah disebut “taek” atau kotoran.

Level paling bawah adalah pemain yang harus memutar gasingnya untuk dipatuk/dihantam oleh gasing dari para pemain level di atasnya. Level pemain bawahan akan naik satu tingkat menggantikan level pemain atasannya jika gasing pemain atasan meleset tidak membentur gasing pemain bawahan saat pemain atasan mengadu gasingnya. Begitu seterusnya hingga permainan usai.

Hmm jadi kepengen maen gasing lagi, tapi ga ada lawan 😀

Yang namanya palindrom itu ngga pernah abis jadi bahasan. Kalau ngga tahu palindrom, coba cari di wikipedia. Kalau ngga tahu juga yaa kebangetan, orang bilang sih ndesoo 🙂

Di palindrom 11-11-11, ndilalah kok banyak yang ngepas-ngepasin bikin acara di tanggal unik itu. Kita bisa cari tahu dari surat kabar atau media lain, acaranya mulai dari pernikahan, opening cafe, besar gaji dan demo karyawan sampe acara babaran, istilah lain dari kata melahirkan. Bahkan kabarnya ada dua ratusan pasangan tumplek blek di satu tempat menikah di Kuala Lumpur sana.

Palindrom juga jadi inspirasi kumpulan orang-orang nyentrik nongkrong bareng menggelar acara meriah. Serunya kalau di acara tersebut ada yang gratisan untuk bisa dinikmati, apalagi untuk oportunis seperti saya wuuah senang sekali.

Di 11-11-11 saya diajak sekedar numpang minum es teh di acara ulang tahun nulisbuku yang diselenggarakan oleh nulisbuku.com .Yes it’s worth to come, secara ada hal gratisan di sana.

Saya suka acaranya, melihat orang-orang antusias berdialog dengan para penulis yang hadir. Mendengarkan pengalaman mereka yang belum tentu saya dapatkan secara langsung. Terutama saat ada guyonan, bahwa tidak mungkin seorang yang suka menulis adalah orang yang tidak suka teater.

Ah teater, saya jadi ingat sama teman dan guru SMA yang menjiwai karakternya dalam seni teater kala itu. Guru dan teman saya itu ndableg dengan teater nyamperin bundaran HI buat demo , diliput tipi pula, bagaimana kabar mereka yaa.

Tentang guyonan teater itu, saya sempat kebingungan berpikir muter-muter berusaha memahami dan mencari relasi antara menulis dan teater. Bersyukur, teman saya njelasin hubungan keduanya sehingga kesimpulan yang diambil adalah orang suka menulis pasti suka teater dan sebaliknya. Wah langsung saya mikir, bisa sih menikmati teater tapi jauh dari kata suka, apalagi kalau ditawari jadi pemain walaaah wasalam skip skip hahaha.

“Nocan juga termasuk palindrom, nocan kamu berapa sih?”
“Nocan? Apaan?”
“Ga gaul banget sih!”

Dek Denok, Kamu Lupa Ya?

November 5, 2011

Dek Denok, mungkin saja kamu sudah lupa sama aku. Ya aku, namaku Mbeling bukan yang lain. Kita dulu pernah berkenalan dalam suasana ganjil, ngga ada mesranya. Aku salah tingkah kalau kau tahu itu. Kurasakan dunia berhenti sejenak, wajahku panas dan sesak dadaku bergetar. Saben hari aku sudah meminta kekuatan untuk bertahan dikala kuat atau rapuh. Orang apatis dan oportunis bilang bodoh. Tentu aku terlalu malas untuk meminta diringankan bebanku, aku terlalu bebal untuk itu. Ibarat air, butuh waktu untuk melunakkan adonan roti, begitu juga aku, tentunya seijin Dia. Dia lah yang mengaduk-aduk perasaan kita, membolak-balikkan hati manusia semudah kita membalikkan telapak tangan. Bila hari Tarwiyah adalah keraguan, maka hari Arafah adalah keyakinan tanpa ragu. Semoga terbaik sudah kita lakukan, let God take the rest.

Sabtu Pahing – 5 November 2011, Hari Arafah (9 Dzulhijjah 1432 H)

%d bloggers like this: